WhatsApp Facebook Google+ Twitter BBM

Gereja yang Hadir untuk Sesama: Refleksi Peresmian Gedung Baru GMIT Golgota Alak

Metronttdewa.com 11-10-2026 || 18:51:40

Ketua Majelis Sinode GMIT, Pdt. Samuel Benyamin Pandie, S.Th., sedang menandtangani prasasti

Metronewsntt.com, Kupang----​Kemegahan fisik sebuah bangunan gereja tidak akan berarti apa-apa tanpa fondasi rohani yang kokoh dan kepekaan terhadap sesama. 

Pesan inilah yang menggema kuat dalam penthabisan dan  peresmian Gedung Kebaktian GMIT Golgota Alak, Minggu (11/10/2026),  sebuah momen sukacita iman yang dihadiri oleh para pelayan Tuhan, jemaat, serta pejabat penting daerah, termasuk Wakil Gubernur NTT Dr. Drs. Johni Asadoma.

​Dalam khotbahnya, Ketua Majelis Sinode GMIT, Pdt. Samuel Benyamin Pandie, S.Th., mengingatkan bahwa relasi kasih harus menjadi napas kehidupan bergereja. 

Ia menekankan bahwa bangunan fisik boleh berdiri megah, namun hal itu sia-sia tanpa persekutuan dan relasi kasih yang hidup yang mengajarkan jemaat untuk tulus memberi dari kekurangan, saling berkorban, serta menerima sesama apa adanya. 

Selain itu, Pdt. Samuel merangkum tiga pegangan penting dalam hidup bergereja, yaitu menjaga relasi kasih, menghormati batasan otoritas di bawah kedaulatan Allah, dan menegakkan relasi keadilan.

​Di balik berdirinya gedung baru ini, tersimpan kisah kerja keras dan penyertaan Tuhan. Ketua Panitia Pembangunan, Chris Baitanu, menyampaikan bahwa gedung yang berdiri di atas lahan seluas 990 meter persegi ini mulai dibangun sejak peletakan batu pertama pada 7 September 2021. 

Proses pembangunan yang memakan waktu sekitar lima tahun tersebut menelan total anggaran mencapai Rp5.725.000.000, yang terwujud berkat keterbatasan, kerja keras, serta dukungan iman jemaat bersama uluran tangan dari pemerintah dan para donatur.

​Acara peresmian yang penuh khidmat ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur NTT Dr. Drs. Johni Asadoma, Sekretaris Daerah Kota Kupang Jeffry Pelt, Staf Ahli Tim PPK Provinsi NTT Ny. Vera C. Asadoma, Camat Alak, Lurah Alak, para pendeta, jemaat GMIT Golgota, Ketua KUB, perwakilan GBI, serta para tokoh masyarakat. 

Dalam kesempatan tersebut, Wagub NTT Dr. Drs. Johni Asadoma berpesan agar rumah Tuhan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal setiap hari untuk kegiatan penumbuhan iman, pendidikan anak-anak, dan peningkatan SDM. 

Ia juga menegaskan agar gereja tidak hanya berfokus pada kegiatan internal di dalam tembok gedung, melainkan aktif turun tangan mengatasi berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat seperti kemiskinan dan stunting.

 Selain itu, jemaat diajak untuk tetap peduli kepada sesama di daerah lain yang kondisi gerejanya masih memprihatinkan dengan bangunan darurat dan beralaskan tanah, agar gereja terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan SDM yang unggul dan berdaya saing di NTT.(mnt)


Baca juga :

Related Post